FAQ

Frequently Answered Questions

Dana Saham Bersama

Layanan Urun Dana, dalam hal ini adalah yang layanan yang kami sediakan sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) yaitu

POJK Nomor 37/POJK.04/2018
tentang Layanan Urun Dana yaitu penawaran saham berbasis teknologi informasi, atau disebut:"Equity Crowdfunding", yaitu penyelenggaraan layanan penawaran saham yang dilakukan oleh penerbit untuk menjual saham secara langsung kepada pemodal melalui jaringan sistem elektronik yang bersifat terbuka.
Yang dijual adalah jasa, yaitu jasa sebagai Penyelenggara Layanan Urun Dana (Equity Crowdfunding) dengan cara:

Menjembatani kebutuhan perusahaan (Perseroan Terbatas) yang belum "go public", -untuk selanjutnya disebut sebagai Penerbit- yang membutuhkan dana untuk pengembangan usaha dengan cara melepas saham untuk dibeli/dimiliki oleh para Pemodal.

Pemodal akan memperoleh dividen (keuntungan usaha yang dibagikan secara tahunan) dan juga Pemodal dapat meraih potensi keuntungan dari kenaikan harga saham yang diperjualbelikan di antara sesama Pemodal dalam suatu pasar sekunder (pasar saham yang difasilitasi oleh Penyelenggara).
Tidak bisa.
Karena PT Dana Saham Bersama ("Danasaham") hanya melayani penjualan saham yang ditawarkan oleh Penerbit yang telah direview oleh Penyelenggara, sehingga saham-saham yang ditawarkan oleh Penerbit layak dimiliki/dibeli oleh Pemodal yang telah terdaftar sebagai investor/pembeli saham dalam lingkup Layanan Urun Dana.
Pendanaan dari bank merupakan pinjaman/kredit yang harus dikembalikan pada saat jatuh tempo, dikenakan bunga dan biaya-biaya lainnya (misal: biaya notaris, provisi), dan umumnya memerlukan jaminan berupa asset tetap (fixed asset) misalnya: bangunan rumah, ruko, gudang, pabrik, dsb.

Pendanaan dari Layanan Urun Dana merupakan pendanaan jangka panjang yang bersifat kepemilikan (bukan pinjaman/kredit) tanpa perlu jaminan.
Pemodal akan memiliki hak suara dalam RUPS dan berhak memperoleh dividen dari perusahaan. Pembagian dividen diputuskan dalam RUPS, dengan memperhatikan kondisi perusahaan.
Pemodal bisa meraih capital gain, yaitu selisih harga jual yang lebih tinggi dikurangi dengan harga saat pembelian saham, dikalikan jumlah lembar saham yang dimiliki.
Pada dasarnya perusahaan dari segala jenis usaha yang legal dapat mendapatkan Layanan Urun Dana dari Penyelenggara.

Pemodal akan tertarik membeli saham perusahaan Penerbit apabila Penerbit memiliki rekam jejak yang baik, pertumbuhan asset dan kinerja yang baik dan kompetitif, memiliki rencana pengembangan usaha yang prospektif dan manajemen yang kuat.
Persyaratan secara umum, asset perusahaan Penerbit tidak lebih dari Rp 10.000.000.000,- (sepuluh miliar rupiah, tidak termasuk asset berupa tanah dan bangunan).
Penerbit bisa menawarkan sahamnya kepada Pemodal sampai maksimal mencapai Rp. 10.000.000.000,- (sepuluh miliar rupiah)

Nilai nominal minimal yang dapat diperoleh Penerbit dari Layanan Urun Dana dapat ditentukan oleh Penyelenggara ataupun didiskusikan antara Penyelenggara dengan Penerbit, dengan tetap berpedoman pada POJK yang menjadi payung hukumnya.
Perusahaan yang masih mengalami kerugian, saat ini belum dapat melakukan Layanan Urun Dana melalui Penyelenggara PT Dana Saham Bersama.
Masing-masing Penerbit memerlukan waktu yang berbeda untuk mempersiapkan Layanan Urun Dana.
Kebanyakan Penerbit memerlukan waktu antara 3 sampai 6 bulan.
Lamanya waktu yang diperlukan tergantung dari besaran dana yang dibutuhkan, kompleksitas bisnis dan struktur perusahaan serta kesiapan laporan keuangan dan proyeksi keuangan, kebutuhan restrukturisasi sebelum mengakses Layanan Urun Dana, kelengkapan dokumen perusahaan, dll.
Penerbit dapat melakukan seleksi dengan mempertimbangkan pengalaman pihak Penyelenggara dan kecakapan dalam melayani permohonan proses Layanan Urun Dana, besarnya biaya yang diajukan, serta keahliannya. Penerbit juga perlu memastikan bahwa Penyelenggara yang akan ditunjuk telah terdaftar di OJK.
Biaya yang diperlukan untuk Layanan Urun Dana meliputi biaya jasa akuntan publik, konsultan hukum, notaris, reviewer, pencatatan saham, administrasi saham, penitipan kolektif saham, iklan, pencetakan prospektus, dll.
Pada umumnya biaya total untuk Layanan Urun Dana tidak lebih dari 5%, tergantung dari kompleksitas dalam proses dan juga dari total dana yang diperoleh perusahaan.
Waktu terbaik adalah saat perusahaan sedang bertumbuh. Namun demikian, waktu terbaik untuk mempersiapkan proses Layanan Urun Dana adalah sekarang (lebih cepat, lebih baik) sehingga saat waktunya telah tiba, Penerbit telah siap sepenuhnya.
Penerbit dapat berdiskusi dengan Penyelenggara untuk memperoleh gambaran tentang harga penawaran saham yang akan ditawarkan kepada para Pemodal.

Penentuan harga umumnya memerlukan proses "book building", di mana minat Pemodal dikumpulkan dan dipertimbangkan, namun Penyelenggaralah yang akan menentukan harga perdana saham Penerbit untuk dapat dimiliki oleh Pemodal.
Beberapa faktor yang diperlukan untuk kesuksesan Layanan Urun Dana antara lain adalah pemilihan Penyelenggara yang tepat, manajemen perusahaan pihak Penerbit yang menguasai tentang bisnis perusahaannya dan mengerti tentang pasar modal, pertemuan dengan Pemodal dengan menyajikan informasi yang menarik tentang prospek perusahaan Penerbit, dan harga penawaran saham yang menarik bagi Pemodal.

Untuk dapat menjaga kepercayaan para Pemodal setelah proses Layanan Urun Dana dilaksanakan maka Penerbit diharapkan dapat menunjukkan pertumbuhan kinerja keuangan yang dapat memenuhi harapan atau bahkan di atas harapan Pemodal.
Perusahaan yang hendak menjadi Penerbit haruslah merupakan Perseroan Terbatas yang belum pernah melakukan IPO (Initial Public Offering) alias bukan Perusahaan Terbuka dan sahamnya dimiliki oleh tidak lebih dari 300 orang.
Orang perseorangan yang telah memiliki e-KTP dan memahami potensi keuntungan dalam berinvestasi saham serta mengerti risiko dalam berinvestasi saham. Apabila calon Pemodal belum mengerti potensi hasil investasi dan risiko berinvestasi saham maka Pemodal dapat berkonsultasi pada Penyelenggara terlebih dahulu, agar mengerti, memahami risiko dan potensi hasil investasi yang dapat diraih dalam berinvestasi saham, baru kemudian boleh mendaftar sebagai Pemodal.